🔬 Laboratorium BBPOPT
Sarana & Prasarana Unit Pelaksana Teknis
BBPOPT memiliki 7 laboratorium untuk mendukung kegiatan pengamatan, peramalan, dan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Setiap laboratorium dilengkapi dengan peralatan dan tenaga ahli untuk memberikan pelayanan terbaik.
Laboratorium Entomologi
Identifikasi Hama & Musuh Alami
📋 Deskripsi
Laboratorium Entomologi memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pengamatan, peramalan, dan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Fokus utama pada identifikasi hama dan musuh alami, pengujian ketahanan varietas tanaman terhadap serangan hama, serta pemeliharaan koleksi specimen entomologi.
Laboratorium ini mendukung kegiatan peramalan dan peringatan dini OPT untuk membantu petani dalam mengambil keputusan pengendalian yang tepat.
🎯 Tugas & Fungsi
🔬 Kegiatan Utama
Laboratorium Fitopatologi
Identifikasi Penyakit Tanaman
📋 Deskripsi
Laboratorium Fitopatologi memiliki tugas melakukan identifikasi terhadap sampel yang terinfeksi penyakit tanaman. Berperan penting dalam mendeteksi, menganalisis, dan memberikan rekomendasi pengendalian penyakit tanaman pangan dan hortikultura.
Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan untuk observasi morfologi patogen dan dukungan terhadap kegiatan verifikasi serangan penyakit di lapangan.
🎯 Tugas & Fungsi
🔬 Kegiatan Utama
Laboratorium Molekuler
Identifikasi Berbasis DNA
📋 Deskripsi
Laboratorium Molekuler melakukan identifikasi mikroorganisme penyebab penyakit tanaman dan musuh alaminya berdasarkan sidik DNA. Laboratorium ini menggunakan teknologi PCR (Polymerase Chain Reaction) dan sequencing untuk mendukung verifikasi serangan hama dan penyakit tanaman.
Tujuan utama adalah meningkatkan kemampuan identifikasi mengikuti perkembangan bioteknologi terkini dalam bidang perlindungan tanaman.
🎯 Tugas & Fungsi
🔬 Kegiatan Utama
Laboratorium Agen Hayati
Pengendalian Hayati OPT
📋 Deskripsi
Laboratorium Agen Hayati memiliki peran penting dalam mendukung pengendalian hayati Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Laboratorium ini fokus pada eksplorasi, pengujian mutu, perawatan, dan perbanyakan isolat agen hayati yang dapat digunakan sebagai alternatif pengendalian hayati yang ramah lingkungan.
Agen hayati adalah mikroorganisme antagonis yang dapat mengendalikan patogen tanaman secara hayati, sehingga mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.
🎯 Tugas & Fungsi
🔬 Kegiatan Utama
Laboratorium Trichogramma
Perbanyakan Parasitoid & Refugia
📋 Deskripsi
Laboratorium Trichogramma memiliki tugas melakukan perbanyakan inang alternatif parasitoid Trichogramma, perbanyakan tanaman refugia, dan pemeliharaan koleksi tanaman refugia. Trichogramma adalah parasitoid telur yang efektif untuk pengendalian hama penggerek buah dan penggerek batang.
Laboratorium ini mendukung program Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dengan menyediakan parasitoid berkualitas untuk dilepaskan di lapangan.
🎯 Tugas & Fungsi
🔬 Kegiatan Utama
Laboratorium Pestisida Nabati
Pengujian & Pengembangan Pestisida Ramah Lingkungan
📋 Deskripsi
Laboratorium Pestisida Nabati memiliki tugas melakukan pengujian efektivitas pestisida nabati, perawatan tanaman di kebun pestisida nabati, dan perbanyakan koleksi tanaman pestisida nabati. Laboratorium ini mendukung gerakan pertanian organik dan penggunaan pestisida alami yang ramah lingkungan.
BBPOPT juga melakukan penelitian tentang PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) sebagai bagian dari pengembangan pestisida nabati dan bioprotektor tanaman.
🎯 Tugas & Fungsi
🔬 Kegiatan Utama
Laboratorium VHT
Vapor Heat Treatment - Pengendalian Lalat Buah
📋 Deskripsi
Laboratorium Vapor Heat Treatment (VHT) didirikan pada tanggal 4 Desember 2010 melalui program IGEPA antara pemerintah Jepang dan Indonesia. Laboratorium ini menangani kajian perlakuan uap panas untuk pengendalian lalat buah pada komoditas hortikultura.
Tujuan utama adalah menentukan metode teknik disinfestasi VHT terhadap lalat buah pada mangga segar varietas Gedong Ginu.
